Bertransaksi dengan Mudah dan Aman dengan Fintech

September 13, 2017

Teknologi kini berkembang pesat di seluruh Indonesia dan hampir semua faktor ikut terpengaruh, salah satunya adalah industri keuangan. Dengan munculnya Financial Technology/Fintech, penerapan teknologi dalam produk keuangan membuat masyarakat lebih mudah mengakses dan melakukan transaksi keuangan. Dengan potensi untuk menguntungkan berbagai pihak, Fintech juga memberikan solusi pada berbagai masalah keuangan dalam industri keuangan, dengan cara menekan biaya dan mempercepat prosesnya.

 

Namun, apa sebenarnya Financial Technology itu dan bagaimana penerapannya dalam industri keuangan? Berikut penjelasan dan panduan menggunakan Fintech dengan mudah dan aman.

 

 

Financial technology/Fintech didefinisikan sebagai inovasi dalam layanan keuangan. Inovasi dalam layanan keuangan di sini meliputi proses transaksi, proses peminjaman dana, modal usaha, transfer, ataupun transaksi saham yang lebih praktis dan aman. Pengguna Fintech dapat dengan mudah mengakses layanan keuangan melalui smartphone atau komputer tanpa perlu datang ke kantor atau bank. Pengguna Fintech dapat mengajukan atau mendapatkan produk keuangan tanpa perlu repot menyiapkan berbagai macam dokumen.

 

Dengan adanya Fintech, penyedia jasa keuangan pun dapat menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. Saat ini penyedia Fintech lebih dikenal di kalangan wiraswasta, namun bukan berarti Anda tidak bisa menggunakannya dengan mudah.

 

 

BISNIS FINTECH DI INDONESIA

Bisnis Fintech di Indonesia saat ini lebih dikuasai oleh perusahaan start-up, berbeda dengan perusahaan penyedia jasa keuangan tradisional. Diperkirakan lebih dari 140 perusahaan start-up yang menggunakan Fintech, beroperasi di Indonesia. Angka ini akan terus bertambah seiring dengan masih besarnya potensi pasar Indonesia yang masih terjamah. Apalagi Indonesia termasuk negara dengan pertumbuhan modal dan penggunaan Fintech tercepat di dunia.

 

Sayangnya, risiko keamanan dalam bertransaksi pun ikut meningkat. Menurut Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, pertumbuhan Fintech di Indonesia juga meningkatkan kasus pidana cyber crime dengan lebih dari 1.207 kasus. Lalu, apa yang dapat dilakukan untuk mengamankan penggunaan Fintech?

 

 

1. Menjaga data pribadi dan data finansial dengan baik

Saat menggunakan fintech, pastikan untuk berhati-hati dalam memilih penyedia jasa keuangan. Jangan terlalu mudah dalam memberikan data pribadi terlebih data finansial. Cari tahu terlebih dahulu untuk apa data pribadi dan data finansial Anda digunakan. Gunakan password dan jangan berikan data pribadi ke orang asing.

 

2. Mengerti tentang proses Fintech

Menggunakan Fintech dengan baik haruslah diimbangi dengan pengetahuan tentang teknologi. Pelajari tentang internet, bagaimana layanan produk keuangan diberikan kepada pengguna dan bagaimana cara untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

 

3. Laporkan jika terjadi keanehan

Saat mengalami kendala atau keanehan, segera hubungi customer service penyedia layanan Fintech. Dengan begitu, penyedia layanan Fintech akan dapat melakukan penyesuaian dan penyelesaian masalah yang berhubungan dengan penggunaan Fintech. Namun, jika penyedia layanan tersebut bermasalah, Anda bisa menghubungi pihak kepolisian untuk membantu menyelesaikan masalah.

 

 

Image source : 

https://www.forbes.com

https://digitalguardian.com/blog​

Please reload

Recent Posts

Please reload

Archive

Please reload

Tags

Please reload