Recent Posts

Archive

Tags

3 Cara Budayakan Kesadaran Finansial dalam Keluarga Sejak Dini

Mengingat dinamisnya roda ekonomi nasional, masyarakat Indonesia memang harus menumbuhkan kesadaran finansial. Kesadaran ini menjadi penting, karena bagaimana pun seseorang pasti membutuhkan perencanaan keuangan guna menunjang kebutuhan hidupnya.


Bahkan, menurut ahli perencana keuangan, kesulitan finansial bisa terjadi bukan karena kurangnya penghasilan, melainkan karena kebiasaan yang salah dalam pengelolaan keuangan. Karenanya, kesadaran finansial penting untuk diajarkan sejak dini, agar bisa melekat dalam kebiasaan dan kehidupan seseorang. Manajemen keuangan yang baik merupakan investasi bagi anak untuk nantinya bisa hidup mandiri dengan kemapanan finansial.


Nah, bagi Anda para orang tua, berikut beberapa cara untuk membudayakan kesadaran finansial sejak dini pada anak.



Konsep Menabung dengan Cara yang Menyenangkan

Dasar dari manajemen keuangan yang harus diajarkan pada anak sejak dini adalah menabung. Beri pengertian pada anak bahwa uang yang dimilikinya tidak harus habis untuk jajan dan memenuhi segala keinginannya. Ajak anak untuk membagi pos pengeluarannya menjadi tiga bagian, yaitu untuk dibelanjakan, disimpan/ditabung, dan untuk disumbangkan.


Dan agar anak tertarik untuk menabung, gunakan celengan dengan model atau karakter kartun yang ia sukai. Agar anak lebih semangat, gunakan pula cerita-cerita kreatif yang bisa mendorongnya untuk konsisten menabung. Misalnya, jika dia adalah pencinta kartu Doraemon, belikan celengan dengan karakter tersebut dan katakan bahwa jika dia rajin menabung, Doraemon akan mengabulkan permintaannya. Dengan begitu anak akan bersemangat, dan berikan hadiah yang dia minta jika dia sudah berhasil memenuhi celengannya.


Ketika anak telah menginjak usia di atas 12 tahun, Anda bisa mengajaknya untuk menabung di Bank dengan namanya sendiri. Karena menurut studi dari University of Kansas, anak-anak yang seperti inilah yang berpotensi untuk sukses di masa depan.


Belajar Manajemen Keuangan dari Permainan

Pelajaran tentang manajemen keuangan selalu berkaitan dengan pengelolaan pendapatan, pengeluaran, simpanan, dan tentang investasi. Dan tentunya, Anda tidak bisa menjelaskannya pada anak dengan konsep yang rumit. Dibutuhkan sebuah metode agar anak bisa memahaminya dengan cara yang menyenangkan. Salah satu cara yang efektif adalah melalui permainan.


Permainan monopoli bisa Anda pilih sebagai media untuk mengajarkan konsep ini. Alternatif lain, Anda bisa mengunduh aplikasi game bertema manajemen keuangan di smartphone Anda.


Permainan-permainan ini akan mengajak anak untuk memperhitungkan jumlah pemasukan, dengan pengeluaran dan aset-aset yang bisa dibeli. Namun, jika Anda menggunakan cara yang kedua, jangan lupa untuk senantiasa mengawasi dan membatasi anak ketika bermain smartphone.



Ajak Anak untuk Belajar Bisnis

Menurut laporan dari University of Cambridge, melatih anak untuk cerdas keuangan adalah langkah awal yang tepat menuju kesejahteraan mereka di masa depan. Dan salah satu cara untuk membentuk kecerdasan tersebut adalah dengan melibatkannya dalam bisnis sejak dini. Ajak anak untuk turut berperan—sekecil apa pun itu—dalam bisnis yang Anda geluti.


Jika Anda memiliki bisnis jajanan atau kerajinan tangan, ajak anak untuk belajar memasarkan produk tersebut pada teman-temannya. Kemudian, dalam tataran yang lebih lanjut, libatkan anak dalam perencanaan dan pelaksanaan bisnis tersebut. Misalnya, dengan menyumbang ide dan membantu proses produksi dari bisnis Anda.


Nah, itulah beberapa cara untuk membiasakan anak dengan manajemen keuangan. Sebuah kebiasan yang dilakukan secara rutin dan konsisten, tentunya akan membentuk karakter seseorang.