Tingginya Kebutuhan Layanan Pinjaman yang Mudah, Cepat dan Bunga Ringan

August 16, 2017

 

 

Ati Suhati, 46 tahun, adalah seorang ibu empat orang anak yang tinggal di kawasan Tangerang Selatan. Sehari-harinya, Ati bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang bekerja pada dua rumah. Dari pekerjaannya ini, Ati dapat mengantongi penghasilan sekitar Rp 1,1 juta per bulan. Meski jumlah tersebut tidak besar, namun ia tetap menjalani perkerjaan itu untuk membantu sang suami, Agus Kusman, 53 tahun, bersama-sama mencukupi kebutuhan rumah tangga.

 

Dua anak Ati dan Agus sudah bekerja dan hidup mandiri. Kini, Ati dan Agus hanya menanggung kebutuhan anak ketiga yang masih SMP kelas 3 dan si bontot yang masih duduk di bangku TK. Untuk memenuhi kebutuhan finansial bagi pendidikan sang anak, Ati membuka tabungan di bank sejak beberapa tahun lalu.

 

Meski memiliki rekening, Ati dan Agus tidak pernah mengajukan pinjaman ke bank, saat memerlukan tambahan uang. “Syarat pinjam uang ke bank sulit kami penuhi dan kami terkendala di jaminan,” ujar Ati kepada tim Awan Tunai, Juni silam.

 

Pernah pada suatu ketika, Ati berniat berjualan nasi uduk di rumahnya. Meski memerlukan modal, mereka tidak pula berani mengajukan pinjaman ke bank. "Selain syaratnya sulit dipenuhi, saya dan suami khawatir tidak dapat mengembalikan utang tepat waktu, bisa-bisa utangnya jadi menggunung," kata Ati. Alhasil, mereka hanya mengandalkan tabungan untuk membuka usaha itu.

 

Ati memang tidak bisa memenuhi syarat peminjaman ke bank. Sebab untuk proses peminjaman, pihak bank akan meminta syarat dokumen berupa rekening koran untuk melihat penghasilan tetap Ati dan Agus, sebagai calon debitur. Sementara Agus cuma bekerja sebagai buruh bangunan dengan pendapatan tidak tetap. Jika ada pekerjaan, Agus bisa memperoleh penghasilan lebih dari Rp 1 juta per minggu. Tapi ketika tidak ada pekerjaan, ia tidak memiliki penghasilan sama sekali.

 

Bila mengajukan pinjaman dengan agunan, Ati dan Agus sebenarnya bisa, karena mereka memiliki aset berupa sepetak sawah di Kuningan, Jawa Barat. Namun keduanya tidak memiliki keberanian untuk menjaminkan satu-satunya aset yang mereka miliki demi memperoleh pinjaman ke bank.

 

Ada pula cerita saat Ati membutuhkan tambahan uang untuk membayar uang sekolah anak ketiganya. Ketika itu, Ati mengajukan pinjaman senilai Rp 5 juta ke koperasi simpan pinjam yang ada di lingkungan rumahnya. Hanya saja, bunga di koperasi simpan pinjam ini relatif tinggi. Dalam waktu enam bulan, Ati perlu melunasi utang dengan bunga 10% atau senilai Rp 500 ribu.

 

"Selain menabung, saya juga ikut arisan dengan tetangga di sekitar rumah," ujar Ati. "Dalam sebulan saya perlu menyisihkan uang Rp 1 juta untuk disetor ke bendahara arisan." Meski nominal iuran arisan relatif besar, Ati menganggap cara ini mirip dengan menabung dan lebih ramah di kantong ketimbang harus meminjam duit ke koperasi atau ke bank.

 

Ati dan keluarganya hanyalah salah satu contoh warga yang kesulitan meminjam uang di bank. Menurut survei Bank Dunia, yang dilansir Bisnis Indonesia pada Mei 2017, baru 37% penduduk dewasa Indonesia memiliki rekening bank. Sementara sebesar 27% penduduk dewasa Indonesia memiliki simpanan formal dan 13% memiliki pinjaman formal. Artinya, sebanyak 63% warga Indonesia belum dapat menikmati fasilitas keuangan, termasuk perbankan.

 

Maka tidak heran jika banyak masyarakat yang kesulitan mengajukan pinjaman tanpa agunan ke bank, yang umumnya mensyaratkan nasabah untuk memiliki kartu kredit. Akhirnya, sebagian masyarakat pergi mencari pinjaman ke rentenir yang menawarkan bunga selangit dan bisa berlaku dalam hitungan jam.

 

Misalnya saja meminjam uang saat pagi hari senilai Rp 1 juta. Ketika akan membayarnya saat malam hari, nilai pinjaman sudah meningkat menjadi Rp1.050.000, atau bunga 5% dalam 12 jam. Bayangkan saja bila utang tersebut baru bisa dibayarkan setahun kemudian. Nilai pinjamannya akan melonjak menjadi Rp18.250.000.

 

Ibu Ati hanya satu dari jutaan warga Indonesia yang membutuhkan akses pinjaman dari lembaga yang dapat memberikan pinjaman dengan syarat mudah, bunga terjangkau, serta proses yang cepat.

Please reload

Recent Posts

Please reload

Archive

Please reload

Tags

Please reload