About AwanTunai

 

World Bank data shows that only 37% of Indonesian adults have bank accounts, 27% of whom have formal deposits and 13% of whom have access to formal lending. It means that there are more than 63% of Indonesians who don’t have access to financial services. We believe everyone should have access to fair and affordable financial services (financial inclusion). Access to finance opens up opportunities, be it being able to afford education, a smartphone, a motorcycle, or simply paying less on current loans essential for a home business.

 

for anyone who needs credit access to digital financing solutionAwanTunai is a fulfill needs and increase quality of live. We want to bring financial independence to all Indonesians.  With our technology, anyone can access quality finance with only a National ID (KTP) and 15 minutes. All our processes are digital, reducing cost to deliver affordable rates for our customers. 

 

AwanTunai is registered with the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan), so all transactions are safe and monitored by authorities. 

AwanTunai a digital financing solution to accommodate cardless loan, providing financial independence for the betterment of Indonesia

AwanTunai Leadership Team

Darjato Setyawan

Commissioner AwanTunai

 

Darjato as Commissioner of AwanTunai acquired great experiences along with his career at Rajawali Corp, Bantoel Group, Semen Gresik, Eagle High, Nusantara Infrastructure. Darjato, full of experiences and valuable knowledge believes that AwanTunai is a digital financing solution which can provide financial independence for the betterment of Indonesia and improve Indonesia's digital economy as a whole.

 

Dino Setiawan

CEO & Founder AwanTunai

 

Dino is the CEO of AwanTunai, a fintech lender combining digital payments and accessible credit to service the mass Indonesian market underserved by banks. He’s an experienced fintech entrepreneur, prior to which he had a 12 year banking career covering investment banking, corporate banking, and treasury / product control roles at well-known enterprises.

 

Rama Notowidigdo

Co-Founder AwanTunai

Rama selaku Co-Founder mendirikan AwanTunai pada Juni 2017 dengan berbekal pendidikan dari Missouri State dan Saint Louis University. Dengan pengalaman karir dari Oracle Corporation, Collabnet, Co-Founder Nostra Solusi Technolgy, CTO Kartuku, CPO Go-Jek, Co-Founder Sayurbox, Advisor OY! Indonesia dan Adskom, Rama berambisi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Windy Natriavi

COO AwanTunai

Windy Natriavi, COO AwanTunai

Dengan berbekal ilmu dari Universitas Indonesia, Windy terinspirasi untuk memajukan ekonomi digital Indonesia melalui penerapan teknologi untuk memfasilitasi keuangan masyarakat Indonesia. Sebelumnya, Windy berkarir di PT Principia, McKinsey & Company, Go-Jek dan AwanTunai.

.

Surya Dharma Tio

CTO AwanTunai

.Berbekal ilmu dari Nanyang Technology University dan beragam pengalaman karir dari Agency for Science, Technology and Research (ASTAR), Microchip Technology, Standard Chartered Bank dan RedMart. Sebagai CTO AwanTunai, Surya percaya bahwa teknologi dapat mendominasi dan memberikan akses finansial kepada sektor unbanked masyarakat Indonesia.

AwanTunai Management Board Team

Mutia Imro Atussoleha

Head of Brand & BussDev

.Dengan berbekal ilmu dari Universitas Indonesia dan pengalaman karir sebagai Asst. Brand Manager di Indofood, Mutia selaku Head of Brand & BussDev percaya bahwa AwanTunai dapat menjadi sebuah lembaga yang menjawab masalah masyarakat, dan berperan sebagai wadah yang tak hanya mensejahterakan masyarakat Indonesia, namun juga mitra bisnis AwanTunai. 

Aditia Windiko

Head of UX Designer

Sebagai Head of UX Designer,

Aditya yang menuntut ilmu di Universitas Bina Nusantara percaya akan pentingnya menciptakan sebuah aplikasi yang dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan berbekal pengalaman dari Alpha Salmon, Pentomic Division, dan UX Lead di SALT, Adit siap memajukan fin-tech AwanTunai.

Adityo Wibisono Haryanto

Head of Operations

.Menuntut ilmu di Universitas Vienna International dan Bina Nusantara, Adit meyakini kelancaran pelaksanaan operasional AwanTunai merupakan langkah utama dalam merealisasikan tujuan AwanTunai untuk meningkatkan kesejahteraan sosial Indonesia. Sebelumnya, Adit berkarir di CIMB Bank, CItibank, Intan Baruprana Finance dan sebagai Product Manager di Go-Jek Indonesia.

M. Ilmi Rizki Tuanaya

Head of Collection

Berbekal ilmu dari UIN Syarif Hidayatullah dan pengalaman karir di Bank Mega, Standard Chartered Bank, Home Credit Indonesia, Digital Solutions Indonesia, dan SimpleFi Teknologi, Ilmi percaya bahwa AwanTunai dapat menjadi sarana yang memberikan kesempatan pada segmen unbankable dengan tetap mengukur segi resiko melalui teknologi.

Andreas Agus Winarno

Head of Engineering

Berbekal ilmu dari UIN Syarif Hidayatullah dan pengalaman karir di Bank Mega, Standard Chartered Bank, Home Credit Indonesia, Digital Solutions Indonesia, dan SimpleFi Teknologi, Ilmi percaya bahwa AwanTunai dapat menjadi sarana yang memberikan kesempatan pada segmen unbankable dengan tetap mengukur segi resiko melalui teknologi.

Andre Pranata

Head of Human Resource

Berbekal pengalaman berkarir di Aterus Global, Business Intelligence Technologies, Bridging Growing Center dan Recruitment Manager di Asian Technology Solutions, Andre meyakini akan kemampuan setiap individual di AwanTunai yang bersatu untuk memajukan kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia.

Ivan Hadwin

Product Manager

.Dengan beberkal ilmu dari Universitas Prasetya Mulya dan pengalaman karir di PT. Astra Honda Motor dan PT. Maesa Nusatama, Ivan percaya bahwa menciptakan produk yang dapat memfasilitasi kebutuhan finansial masyarakat unbanked Indonesia menjadi kunci kesuksesan kemajuan ekonomi digital Indonesia.

Eva SIahaan

Product Manager

.Dengan ilmu pengetahuan yang di tutntut di ABFII Perbanas Institute dan bekal pengalaman karir di Konsep.net dan Software Quality Assurance di Aplikasi Prima Persada, Eva meyakini produk yang baik merupakan kunci utama dalam mewujudkan tujuan AwanTunai yakni meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia.

Michael Fonglius

Product Manager

.Michael yang sebelumnya menuntut ilmu di Universitas Bina Nusantara dan berkarir di Deloitte Konsultan, serta Product Manager di Maybank Indonesia, meyakini bahwa langkah pertama untuk mendukung reformasi ekonomi digital di Indonesia adalah dengan menciptakan produk yang bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat Indonesia.